Pada contoh di halaman ini, biaya bahan baku hanya sekitar 39% dari HPP sebenarnya. Sisanya adalah tenaga kerja, gas, kemasan, dan biaya tetap yang sering tidak ikut dihitung saat menentukan harga jual.
HPP (harga pokok penjualan) per produk adalah seluruh biaya membuat satu batch dibagi jumlah produknya, ditambah bagian biaya tetap bulanan. Isi bahan, biaya lain, dan biaya tetap di alat di bawah, lalu tentukan target laba bersih. Alat menghitung harga jual yang menjaga laba itu, laba per produk, dan titik impas, dan semuanya bisa diunduh sebagai template Excel berumus.
Kalkulator HPP dan harga jual
Angka awal di alat adalah contoh buatan sendiri: brownies kukus, satu batch 12 buah, terjual 240 buah per bulan. Ganti dengan produk dan angka Anda. Tombol tambah menyediakan baris sebanyak yang dibutuhkan.
Hitung HPP dan harga jual produk Anda
Isi bahan, biaya lain, dan biaya tetap. Alat menghitung HPP per produk, harga jual yang menjaga laba bersih sesuai target, dan titik impas. Hasilnya bisa diunduh sebagai template Excel berumus. Hitungan berjalan di peramban Anda; tidak ada data yang dikirim.
1. Bahan baku per batch
2. Biaya lain per batch (tenaga kerja, gas, kemasan)
3. Biaya tetap per bulan (sewa, alat, internet, promosi)
4. Target harga
Contoh awal memakai angka buatan sendiri untuk memperlihatkan cara berhitung; ganti dengan harga dan jumlah milik Anda. Pajak dan komisi isi sesuai kewajiban dan kondisi usaha Anda; kosongkan (0) bila tidak berlaku. Hasil adalah perkiraan, bukan saran akuntansi.
Cara alat menghitung
| Langkah | Contoh (satu batch 12 buah) |
|---|---|
| Biaya tiap bahan = harga beli / isi kemasan x jumlah yang dipakai | Telur Rp30.000 per 15 butir, dipakai 4 butir: Rp8.000 |
| Total bahan baku per batch | Rp38.900 |
| Ditambah biaya lain per batch (tenaga kerja, gas, kemasan) | Rp42.000, sehingga biaya variabel per batch Rp80.900 |
| HPP variabel per produk = biaya variabel / jumlah produk | Rp80.900 / 12 = Rp6.742 |
| Alokasi biaya tetap per produk = biaya tetap bulanan / terjual per bulan | Rp400.000 / 240 = Rp1.667 |
| HPP penuh per produk | Rp6.742 + Rp1.667 = sekitar Rp8.408 |
| Harga jual = HPP penuh / (1 – target laba – komisi – pajak) | Rp8.408 / 0,70 = Rp12.012, dibulatkan ke atas Rp12.500 |
| Titik impas = biaya tetap / (harga bersih – HPP variabel) | Rp400.000 / (Rp12.500 – Rp6.742) = sekitar 70 produk per bulan |
Pada harga Rp12.500, laba bersih per produk sekitar Rp4.092, atau sekitar Rp982.000 per bulan bila 240 produk terjual. Angka ini contoh hitungan, bukan perkiraan hasil usaha Anda.
Margin dan markup tidak sama
Alat ini memakai margin dari harga jual: target laba 30% berarti 30% dari harga jual menjadi laba. Banyak orang memakai markup dari HPP: menambah 30% di atas HPP. Hasilnya berbeda.
| Cara | Rumus | HPP Rp8.408, target 30% | Laba sebenarnya |
|---|---|---|---|
| Margin dari harga jual | HPP / (1 – 30%) | Rp12.012 | 30% dari harga jual |
| Markup dari HPP | HPP x (1 + 30%) | Rp10.931 | sekitar 23% dari harga jual |
Bila Anda menambah 30% di atas HPP dan menyangka itu margin 30%, laba sebenarnya lebih kecil dari yang diharapkan.
Memakai template Excel
- Isi alat dengan data produk Anda, lalu klik Unduh template Excel.
- Buka berkasnya di Excel atau Google Sheets. Sel berwarna kuning adalah isian; sel lain berumus dan terhitung otomatis.
- Ubah harga bahan kapan saja, misalnya saat harga telur naik. HPP dan harga jual ikut berubah tanpa perlu mengulang di alat.
- Menambah bahan baru: sisipkan baris di dalam daftar bahan dan salin rumus kolom biaya dari baris di atasnya.
Hal yang sering terlewat
- Susut dan gagal produksi. Bahan yang terbuang tidak masuk hitungan alat. Tambahkan sebagai biaya lain per batch, misalnya 5% dari total bahan.
- Waktu Anda sendiri. Bila Anda mengerjakan sendiri, tetap isi tenaga kerja dengan upah yang pantas, supaya harga tidak menyubsidi usaha dengan jam kerja yang tidak dibayar.
- Komisi platform dan pajak. Isi kolomnya bila berlaku, misalnya komisi marketplace atau PPh final UMKM bila Anda memakainya. Persentase ini dihitung dari harga jual, jadi harga yang disarankan ikut naik.
- Harga pasar. Alat memberi harga minimum agar target laba tercapai. Apakah pembeli mau membayar harga itu tetap perlu Anda bandingkan dengan harga sejenis di sekitar Anda.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apa bedanya HPP dan harga pokok produksi?
Dalam usaha kecil keduanya sering dipakai bergantian: biaya untuk menghasilkan satu produk. Alat ini menghitung HPP per produk dari bahan, biaya lain, dan bagian biaya tetap.
Perlukah biaya tetap dimasukkan ke HPP?
Perlu bila Anda ingin harga yang menutup seluruh usaha. Biaya tetap dibagi perkiraan jumlah terjual per bulan; bila penjualan jauh lebih kecil dari perkiraan, alokasi per produk menjadi lebih besar dan labanya menyusut.
Apakah template Excel bisa dibuka di HP?
Bisa lewat aplikasi Excel atau Google Sheets. Rumusnya tetap berjalan; pengisian di komputer biasanya lebih nyaman.
Apakah data yang saya isi tersimpan?
Tidak. Hitungan dan pembuatan berkas Excel berjalan di browser Anda, tidak ada yang dikirim ke server. Menutup halaman menghapus isian, jadi unduh template bila ingin menyimpannya.
Penting: alat ini hitungan umum untuk membantu menentukan harga, bukan saran akuntansi, pajak, atau keuangan. Cocokkan dengan kondisi dan kewajiban usaha Anda.
Punya pertanyaan atau menemukan kekeliruan di alat ini? Kirim ke info@infopintar.com.